← Kembali ke Daftar Berita

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Tuntaskan Program Kerja Lubang Sampah Organik di Kelurahan Sirindu

📅 31 Aug 2026 👤 Admin
Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Tuntaskan Program Kerja Lubang Sampah Organik di Kelurahan Sirindu
Sirindu - Mahasiswa KKN-T 116 Universitas Hasanuddin menuntaskan program kerja utama berupa pembuatan lubang sampah organik di Kelurahan Sirindu, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene. Program yang diawali dengan kegiatan sosialisasi pada 23 Juli 2026 tersebut dilanjutkan dengan pembuatan, penyelesaian, dan penyerahan tutup lubang kepada masing-masing lingkungan pada 13 Agustus 2026.

Program ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik rumah tangga. Melalui lubang sampah organik, sampah seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan bahan organik lainnya dapat dikelola secara langsung di lingkungan sekitar sehingga tidak seluruhnya berakhir sebagai sampah yang dibuang.

Menurut Nanda Nurwalida Putri, bagian dari KKN-T 116 Unhas yang berposko di Pamboang, dalam rilis tertulisnya, sebelum pembuatan lubang, mahasiswa terlebih dahulu melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat pada 23 Juli 2026.

"Kegiatan tersebut memberikan pemahaman mengenai pengertian sampah organik, jenis sampah yang dapat dimasukkan ke dalam lubang, cara penggunaannya, serta manfaat pengelolaan sampah organik bagi lingkungan," tulis Nanda.

Ditambahkan Nanda, dalam sosialisasi tersebut masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah sebelum dibuang. Sampah organik dipisahkan dari sampah anorganik dan residu agar dapat dikelola sesuai dengan jenisnya.

Setelah kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN-T 116 melanjutkan program dengan menyiapkan lubang sampah organik di lingkungan Kelurahan Sirindu. Tahapan tersebut kemudian dilengkapi dengan pembuatan dan penyerahan tutup lubang kepada masing-masing lingkungan yang diselesaikan pada 13 Agustus 2026," sebutnya.

Secara tertulis kepada Kelurahan, Nanda menjelaskan bahwa tutup lubang dibuat sebagai bagian dari fasilitas pendukung agar lubang sampah organik dapat digunakan dengan lebih aman dan terjaga dari masuknya sampah lain yang tidak sesuai. Dengan selesainya tutup tersebut, fasilitas lubang sampah organik telah dilengkapi dan dapat dimanfaatkan sesuai dengan tujuan program.

Para mahasiswa KKN-T 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat dapat menerapkan pengelolaan sampah organik secara sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan lubang sampah organik juga diharapkan dapat membantu mengurangi sampah organik yang dibuang secara sembarangan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T 116 dalam memberikan solusi pengelolaan sampah yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi lingkungan Kelurahan Sirindu. Dengan adanya edukasi dan fasilitas yang telah disiapkan, masyarakat diharapkan dapat melanjutkan pemanfaatan lubang sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan setelah kegiatan KKN berakhir. (Rls/WM)